Buol, 16 Januari 2024. Memasuki minggu kedua penghentian operasional kebun plasma oleh pemilik lahan...
Siaran Pers Forum Petani Plasma Buol (FPPB): Penghentian Operasional Kebun Plasma oleh Pemilik Lahan adalah Upaya untuk Mendapatkan Keadilan
Kemitraan Pembangunan Kebun Sawit yang Memiskinkan Pemilik Lahan Buol, 08 Januari 2024, petani pemilik lahan program plasma perkebunan sawit yang bermitra dengan PT. Hardaya Inti Plantations (PT. HIP) menghentikan operasional kebun plasma karena merasa telah dirugikan...
Cerita dari Kebur: Desa yang Terhimpit Perkebunan Sawit [1]
Tulisan ini merupakan catatan perjalanan dari kegiatan pendidikan tentang “Gender, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja Pekerja di Perkebunan Sawit” yang diadakan SBSS (Serikat Buruh Sawit Sejahtera) dan jejaring solidaritas buruh sawit di Desa Kebur, Musi Rawas, Sumatera...
Sawit Datang, Tanah Hilang, Kerja pun Rugi
Perkebunan sawit menjadi mimpi buruk bagi masyarakat di Desa Suakong, Kutai Barat. Bukan hanya tanah yang hilang, namun nasib sebagai buruh juga digantung oleh perusahaan. Janji demi janji yang terlontar dari perusahaan, mengenai kesejahteraan; uang datang sendiri ke...
Petani Plasma Sawit di Kabupaten Buol Lakukan Aksi “Pasang Spanduk” untuk Perjuangkan Hak
Pernyataan pers Selasa, 7 Juli 2022, para petani plasma di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, melakukan aksi “pasang spanduk” di jalan dan depan rumah mereka untuk menyampaikan pesan pada perusahaan sawit PT Hardaya Inti Plantation (PT HIP) agar mengembalikan lahan...
Riset dan Aksi: Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Perkebunan Sawit
“Tempat kerja bukan kuburan” Training of Trainers (ToT) diadakan untuk membekali pengetahuan dasar-dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pekerja di industri Kelapa Sawit. Pada kesempatan kali ini, TPOLS sebagai pemantik diskusi menggaet kawan-kawan serikat...
Transisi yang Adil di Industri Sawit: Diskusi Publik
Kerangka Acuan Industri kelapa sawit sedang booming karena beberapa alasan, terutama kebutuhan investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan paradigma pertumbuhan ekonomi, pemerintah melihat industri sawit mampu menyerap tenaga kerja dan menghasilkan devisa...
Pemenuhan Hak atas Kesehatan Buruh Sawit di Masa COVID
Tangkapan layar narasumber diskusi "Kondisi Buruh Perkebunan Sawit di Masa Pandemi (20/08). Ringkasan Diskusi Moderator: Ika Krismantari, The Conversation Pembicara: : Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian...
Recent Post
Survei Menyambut “Hari Perjuangan Internasional Melawan Perkebunan Monokultur”, 21 September 2025, dan “Hari Tani Nasional (HTN)”, 24 September 2025.
Apa itu "Hari Perjuangan Internasional Melawan Perkebunan Monokultur", yang diperingati setiap 21 September? Hari Perjuangan Internasional Melawan Perkebunan Monokultur adalah hari bagi organisasi, jaringan dan gerakan untuk merayakan perlawanan terhadap industri...
Reportase Diskusi: “Kenapa Buruh lebih butuh jaminan tempat tinggal ketimbang anggota DPR?”
Sekretariat TPOLS menyelenggarakan diskusi publik dengan topik “Kenapa Buruh Lebih Butuh Jaminan Tempat Tinggal Ketimbang Anggota DPR?”, dengan narasumber dari Malaysia dan Indonesia (JSML, KPBI dan Serbuk Kalimantan Barat) yang saling berbagi pengalaman dalam...
Rekap-Kabar TPOLS: Agustus 2025
Metode Pengumpulan Data: "Rekap-Kabar TPOLS" ditujukan sebagai media sirkulasi rangkuman berita yang beredar di berbagai platform sosial TPOLS dan kegiatan-kegiatan kolaborasi di Jaringan TPOLS, dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Dengan...
PERNYATAAN SIKAP SERIKAT PEKERJA BORNEO RAYA (SPBR-KASBI) dan PENGURUS WILAYAH KONFEDERASI KASBI KALIMANTAN BARAT: “Mengutuk Tindakan Represif Aparat, Hormat dan Solidaritas Setinggi-tingginya untuk Seluruh Gerakan Rakyat yang Melawan”
PERNYATAAN SIKAP SERIKAT PEKERJA BORNEO RAYA (SPBR-KASBI) dan PENGURUS WILAYAH KONFEDERASI KASBI KALIMANTAN BARAT: "Mengutuk Tindakan Represif Aparat, Hormat dan Solidaritas Setinggi-tingginya untuk Seluruh Gerakan Rakyat yang Melawan" Kami segenap pengurus dan...
Pernyataan Sikap Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK): “Hentikan Kekerasan Aparat Terhadap Massa Aksi Demonstrasi, Cabut Pajak untuk Rakyat dan Berlakukan Pajak Progresif untuk Elit, Potong Fasilitas dan Pendapatan Pejabat Tinggi Negara”
Akhir Agustus ini menandai kemarahan rakyat yang meluas. Tersebar di berbagai titik, ratusan ribu orang menguasai jalanan untuk memprotes kebijakan dan watak rezim oligarki Prabowo-Gibran dan DPR RI yang sewenang-wenang dalam berkuasa, menaikkan anggaran pendapatan...

![Cerita dari Kebur: Desa yang Terhimpit Perkebunan Sawit [1]](https://palmoillabour.network/wp-content/uploads/2023/05/WhatsApp-Image-2023-05-10-at-18.22.41-400x250.jpeg)




