Perkebunan kelapa sawit banyak dilaporkan mempraktikkan berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Melihat karakteristik perkebunan dengan luas yang masif yang terletak di daerah terpencil yang terisolasi, perkebunan merupakan tempat yang 'cocok' untuk...
Recent Post
Syngenta: Peracun Tanpa Batas
Syngenta adalah perusahaan agrokimia yang berkantor pusat di Swiss dan dimiliki oleh konglomerat Tiongkok, ChemChina, sejak tahun 2017. Bersama dengan Bayer-Monsanto, BASF, dan Corteva, keempat perusahaan ini mendominasi pasar [1] untuk mendistribusikan pestisida [2],...
Bukan Sekedar Bencana Alam, Jaringan TPOLS Tegaskan Karhutla Sebagai Kejahatan dan Penghancuran Ekologi
Jaringan solidaritas buruh tani dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Transnational Palm and Oil Labour Solidarity (TPOLS) mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatra sebagai bencana nasional...
Rilis Media Bersama: KARHUTLA, BANJIR dan KEKERINGAN
KARHUTLA, BANJIR dan KEKERINGAN: Dampak Kejahatan Korporasi, Pengingkaran Negara dan Pengabaian Keselamatan Buruh di Kalimantan dan Sumatra Bogor, 02 September 2026 – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kalimantan dan...
Rekap-Kabar TPOLS: Juli 2026
Berbagi Kasus Perampasan Lahan dan Masalah Perburuhan Kasus Perampasan Lahan Pada bulan Juli 2026, kasus-kasus perampasan lahan dan perburuhan dibagikan di Grup WA TPOLS. Di Papua Selatan, PT Agrinas Palma Nusantara berencana membuka kebun sawit baru sekitar 400 ribu...
Rekap-Kabar TPOLS: Juni 2026
Membangun Solidaritas Lintas Batas Diskusi Publik: Mengecam Kekerasan Militer, Tragedi Toboso, dan Perampasan Tanah di Negros Filipina Pada Juni 2026, Unyon ng mga Manggagawa sa Agrikultura (UMA) melanjutkan kampanye terkait kriminalisasi dan pembunuhan 19 orang di...