Jawatankuasa Sokongan Masyarakat Ladang (JSML) merancang RUU Akta Skim Perumahan Pekerja Ladang (Estate Workers Housing Scheme Act) setelah melakukan konsultasi publik di lebih dari 100 perkebunan sejak tahun 2022. Ada ratusan ribu buruh bergaji rendah di Malaysia yang bekerja di berbagai perkebunan (karet, sawit, teh, dan kopi, dan lainnya). Menurut R Karthiges, koordinator JSML, sebagian besar buruh perkebunan tinggal di rumah yang disediakan oleh perusahaan dan harus mengosongkan rumah tersebut setelah pensiun, diberhentikan, atau berhenti bekerja. Karena gajinya rendah, buruh perkebunan tidak mampu membeli rumah sendiri meskipun telah bekerja selama puluhan tahun, yang menyebabkan krisis tempat tinggal yang parah (baca: peoplesdispatch.org). Pada 13 Agustus 2025, sekitar 500 orang melakukan aksi protes untuk mendesak hak perumahan buruh perkebunan, yang berujung pada penolakan dan bentrokan (baca: sosialis.net).
Di Indonesia, survei utang rumah tangga yang dilakukan oleh Komite Hidup Layak menemukan bahwa banyak buruh perkebunan sawit yang berutang ke Bank untuk bisa membangun rumah bagi keluarganya, sehingga banyak buruh yang harus pontang-panting mengejar kerja lembur atau sampingan untuk mambayar cicilan utang ke Bank demi kepastian tempat tinggal bagi keluarga dan generasi berikutnya. Dengan utang bertumpuk, buruh kebun tidak hanya harus mencurahkan tenaga lebih banyak tapi juga menghadapi masalah kesehatan lebih besar.
Sungguh ironis, ketika tidak ada jaminan perumahan untuk buruh dan keluarganya, anggota DPR justru mendapatkan tunjangan perumahan sebesar Rp 50 juta per bulan, sehingga total total gaji dan tunjangan anggota DPR mencapai Rp 100 juta lebih setiap bulan (baca: tempo.co). Tentu saja, ketimpangan hak dan perlindungan antara anggota dewan dan buruh terlalu jauh. Wajar saja, kalau banyak masyarakat Indonesia yang marah. Anehnya, aksi protes direspon secara brutal oleh aparat kepolisian hingga memakan korban nyawa driver ojol pada 28 Agustus 2025 (baca: tempo.co).
Draft Akta Skim Perumahan Pekerja Ladang yang disusun JSML dapat diunduh di sini, sebagai bahan refleksi untuk bersama-sama mempelajari kebutuhan keluarga buruh, merancang tuntutan, dan membangun solidaritas.
Download Draft Akta Skim Perumahan Pekerja Ladang (JSML)
